Jatinangor, 22 Juni 2026 – Direktorat Pengelolaan Bisnis (DPB) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Pelatihan Marketing Lanjutan: Optimalisasi Digital Marketing dan Strategi Konten Media Sosial bagi pengelola Badan Usaha Milik Unpad (BUMU), Satuan Usaha (SU), dan Unit Usaha Akademik (UUA) di lingkungan Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Bale Rucita, Gedung Rektorat Kampus Unpad Jatinangor.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya DPB Unpad dalam meningkatkan kapasitas pengelola unit usaha agar mampu memanfaatkan media digital secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. Perkembangan teknologi digital dan media sosial saat ini menuntut setiap unit usaha untuk tidak hanya memiliki produk atau layanan yang baik, tetapi juga mampu mengomunikasikannya melalui strategi pemasaran yang tepat, konten yang menarik, serta pengelolaan kanal digital yang konsisten.
Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan mewakili Direktur Pengelolaan Bisnis Unpad, oleh Muhamad Jamil Malik, S.Kom., M.M. (Sekretaris Direktorat) menekankan bahwa pemasaran digital dan media sosial telah menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha. Produk atau layanan yang baik perlu didukung dengan cara komunikasi yang menarik, konsisten, dan tepat sasaran agar lebih dikenal, dipercaya, serta dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Pelatihan ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi Bapak/Ibu, terutama dalam memahami strategi digital marketing, membuat konten yang lebih menarik, serta mengelola media sosial unit usaha secara lebih efektif. Setelah kegiatan ini, setiap unit diharapkan tidak hanya aktif memiliki media sosial, tetapi juga mampu menggunakannya sebagai sarana promosi, branding, peningkatan layanan, dan pendapatan unit usahanya,” ujar Sekretaris Direktorat.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Muhammad Aqshel Revinzky, SE., MBA, Dosen Manajemen FEB Unpad, serta dari MarkPlus Inc., Hanif Biasmara sebagai praktisi di bidang digital marketing dan content creation. Materi yang disampaikan mencakup tren digital marketing terkini, penentuan target audiens dan positioning, strategi branding melalui media sosial, optimalisasi media sosial untuk promosi usaha, hingga pengukuran efektivitas kampanye digital.
Dalam sesi strategi digital marketing, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perubahan perilaku audiens di era digital, termasuk pentingnya pendekatan soft selling, pemilihan kanal digital yang sesuai, serta penguatan brand melalui konten yang relevan dan mudah dipahami. Peserta juga diajak memahami bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kepercayaan, interaksi, dan loyalitas pelanggan.
Sementara itu, pada sesi content creation, peserta memperoleh materi mengenai prinsip dasar pembuatan konten yang menarik, teknik pembuatan foto, video, dan desain sederhana, copywriting dan caption yang efektif, serta penyusunan kalender konten. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan praktik pembuatan konten, sehingga peserta dapat langsung menyusun ide dan rancangan konten yang relevan dengan karakteristik unit usaha masing-masing.
Melalui pelatihan ini, DPB Unpad mendorong setiap BUMU, SU, dan UUA untuk lebih aktif mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemasaran dan komunikasi bisnis. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung transformasi layanan bisnis berbasis digital, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, serta berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dan pendapatan unit usaha secara berkelanjutan.
DPB Unpad berharap pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem unit usaha yang semakin adaptif, kreatif, profesional, dan berdaya saing di era digital. Dengan penguatan kapasitas pemasaran digital, unit-unit usaha di lingkungan Unpad diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih dikenal masyarakat serta memberikan kontribusi optimal bagi pengembangan bisnis universitas.
Link Materi:






