Skip to content

Pencarian KBLI 2025 Terbaru (Konversi KBLI 2020)

Ditemukan 1,559 kode KBLI 2025 unik dalam database. Halaman 91 dari 156.
Jumlah row
DPB Unpad
Pencarian KBLI 2025 Terbaru (Konversi KBLI 2020)
ON
Kode KBLI 2025 (Baru)Judul KBLI 2025 (Baru)Uraian KBLI 2025 (Baru) ▲Padanan KBLI 2020 (Lama)Jenis Perubahan (Konversi)Skala Usaha → Tingkat RisikoPerizinan BerusahaJangka Waktu PenerbitanDetail
10762Pengolahan Teh
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan daun teh menjadi teh kering yang dikemas dalam kantong,...
10763 - Industri Pengolahan Teh
Recoding/Pindah Kode
Detail
10773Industri Garam Industri Aneka Pangan
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan garam menjadi garam industri berstandar pangan yang digunakan dalam...
10774 - Industri Pengolahan Garam 20111 - Industri Kimia Dasar Anorganik Khlor Dan Alkali
Recoding/Pindah Kode
Usaha MikroMenengah Rendah
Usaha KecilMenengah Rendah
Usaha MenengahMenengah Rendah
Usaha BesarMenengah Tinggi
Sertifikat Standar
-7 Hari
Detail
10772Industri Garam Konsumsi Beryodium
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan garam menjadi garam konsumsi beryodium.
10774 - Industri Pengolahan Garam
Recoding/Pindah Kode
Detail
10723Industri Sirop
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan gula menjadi sirop, seperti sirop gula serta sirop dan...
10723 - Industri Sirop
Tetap
Detail
10797Industri Infusi Herbal/Herb Infusion
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan infusi herbal, seperti min, vervain, dan kamomil, termasuk pembuatan...
10762 - Industri Pengolahan Herbal (herb infusion)
Recoding/Pindah Kode
Detail
10632Industri Pemipilan Jagung
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan jagung basah menjadi jagung pipilan kering.
10632 - Industri Penggilingan Dan Pembersihan Jagung
Detail
13995Industri Kapuk
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan kapuk.
13995 - Industri Kapuk
Tetap
Usaha MikroRendah
Usaha KecilRendah
Usaha MenengahRendah
Usaha BesarRendah
NIB
-
Detail
22129Industri Karet Setengah Jadi Lainnya
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan karet alam yang menghasilkan produk karet setengah jadi lainnya,...
22122 - Industri Remilling Karet
Pecah Kode
Usaha MikroRendah
Usaha KecilRendah
Usaha MenengahRendah
Usaha BesarTinggi
Izin
NIB
-7 Hari
Detail
22121Industri Karet Asap
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan karet dengan cara diasap yang menghasilkan produk seperti karet...
22121 - Industri Pengasapan Karet
Usaha MikroRendah
Usaha KecilRendah
Usaha MenengahRendah
Usaha BesarTinggi
Izin
NIB
-7 Hari
Detail
22122Industri Karet Lembaran dan Crepe Rubber
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan karet dengan cara digiling sehingga menghasilkan karet dalam bentuk...
22122 - Industri Remilling Karet
Usaha MikroRendah
Usaha KecilRendah
Usaha MenengahRendah
Usaha BesarTinggi
Izin
NIB
-7 Hari
Detail

SUMBER DATA

  • KBLI adalah pengklasifikasian aktivitas/kegiatan ekonomi Indonesia yang menghasilkan produk/output, baik berupa barang maupun jasa, berdasarkan lapangan usaha untuk memberikan keseragaman konsep, definisi, dan klasifikasi lapangan usaha dalam perkembangan dan pergeseran kegiatan ekonomi di Indonesia.
  • Untuk mempermudah pelaku usaha menentukan kategori Bidang Usaha yang akan dikembangkan di Indonesia, pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) menyusun Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 sebagai panduan penentuan jenis kegiatan usaha/bisnis. Acuan ini sesuai dengan Peraturan BPS No. 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia, dengan 1.559 Kode KBLI 5 Digit yang menjadi lebih sedikit dibanding Jumlah KBLI 2020 yaitu 1.789 Kode.
  • KBLI 2025 merupakan penyempurnaan dari KBLI 2020 dan mengacu kepada International Standard Industrial Classification of All Economic Activities (ISIC) Rev. 5 yang diterbitkan oleh United Nations of Statistical Division (UNSD) Tahun 2024 hingga tingkatan 4 digit. Pada tingkatan 5 digit, KBLI 2025 disesuaikan dengan kondisi aktivitas ekonomi di Indonesia. Dengan diterbitkannya Peraturan BPS No. 7 tentang KBLI Tahun 2025, secara bertahap KBLI 2020, KBLI 2015, dan KBLI versi sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi.