
Detail KBLI 2025
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran

DETAIL KBLI
KBLI 202585572
KBLI 202078422
Pelatihan Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Swasta
Kode & Judul KBLI 2025
85572 - Pelatihan Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Swasta
Kode & Judul KBLI 2020
78422 - Pelatihan Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Swasta
Jenis Perubahan
Recoding/Pindah Kode
Uraian
Uraian KBLI 2025
Kelompok ini mencakup kegiatan pelatihan kerja yang bertujuan untuk menambah ketrampilan/keahlian dalam bidang networking, technical support, computer engineering, programming, multimedia, database, system analyst, graphic design, office tools, animasi, artificial intelligence, IT governance, public relation, public speaking, dan lainnya yang diselenggarakan oleh swasta.
Uraian KBLI 2020 / OSS RBA
Kelompok ini mencakup kegiatan pelatihan kerja yang bertujuan untuk menambah ketrampilan/keahlian dalam bidang networking, technical support, computer engineering, programming, multimedia, database, system analyst, graphic design, office tools, animasi, artificial intelligence, IT governance, public relation, public speaking, dan lainnya yang diselenggarakan oleh swasta.
Ruang Lingkup
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar Pelatihan Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Swasta
Jangka Waktu
5
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Bupati/Walikota |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK | 5 |
| 2 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: a. struktur organisasi dan uraian tugas b. daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur c. program kerja dan RAB untuk 3 tahun d. program PBK e. kapasitas latih per tahun f. daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan | 5 |
| 3 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau sewa bermeterai cukup | 5 |
| 4 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup | 5 |
| 5 | Apabila Pelaku Usaha menggunakan standar kompetensi khusus[2] maka Pelaku Usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK; | 5 |
| 6 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: | 5 |
| 7 | struktur organisasi dan uraian tugas; | 5 |
| 8 | daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur; | 5 |
| 9 | program kerja dan RAB untuk 3 (tiga) tahun; | 5 |
| 10 | program PBK; | 5 |
| 11 | kapasitas latih per tahun; dan | 5 |
| 12 | daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan. | 5 |
| 13 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau Sewa bermeterai cukup; | 5 |
| 14 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh Akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup. | 5 |
| 15 | Apabila pelaku usaha menggunakan standar kompetensi khusus[3] maka pelaku usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan. | 5 |
| 16 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang undangan berupa dokumen TKA yang disahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk terdiri dari: | 5 |
| 17 | Dokumen Hasil Penilaian Kelayakan | 5 |
| 18 | Dokumen Pengesahan RPTKA | 5 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaksanakan kegiatan pelatihan kerja paling lambat 1 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 2 | Melaksanakan akreditasi lembaga lembaga pelatihan kerja paling lambat 3 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 3 | Melaporkan perubahan atau penambahan program pelatihan kerja | 5 |
| 4 | Menggunakan instruktur atau tenaga pelatihan sesuai dengan program pelatihan kerja | 5 |
| 5 | Melaksanakan pelatihan kerja sesuai dengan program yang disetujui | 5 |
| 6 | Menggunakan sarana dan prasarana pelatihan kerja sesuai dengan program | 5 |
| 7 | Melaporkan realisasi kegiatan pelatihan kerja pada pemerintah kabupaten/ kota secara berkala 6 bulan sekali | 5 |
| 8 | Mewajibkan alih teknologi dalam hal LPK menggunakan TKA untuk jabatan instruktur | 5 |
| 9 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) wajib memiliki pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sesuai dengan ketentuan perundang undangan di bidang ketenagakerjaan | 5 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar Pelatihan Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Swasta
Jangka Waktu
5
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Bupati/Walikota |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK | 5 |
| 2 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: a. struktur organisasi dan uraian tugas b. daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur c. program kerja dan RAB untuk 3 tahun d. program PBK e. kapasitas latih per tahun f. daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan | 5 |
| 3 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau sewa bermeterai cukup | 5 |
| 4 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup | 5 |
| 5 | Apabila Pelaku Usaha menggunakan standar kompetensi khusus[2] maka Pelaku Usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK; | 5 |
| 6 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: | 5 |
| 7 | struktur organisasi dan uraian tugas; | 5 |
| 8 | daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur; | 5 |
| 9 | program kerja dan RAB untuk 3 (tiga) tahun; | 5 |
| 10 | program PBK; | 5 |
| 11 | kapasitas latih per tahun; dan | 5 |
| 12 | daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan. | 5 |
| 13 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau Sewa bermeterai cukup; | 5 |
| 14 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh Akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup. | 5 |
| 15 | Apabila pelaku usaha menggunakan standar kompetensi khusus[3] maka pelaku usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan. | 5 |
| 16 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang undangan berupa dokumen TKA yang disahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk terdiri dari: | 5 |
| 17 | Dokumen Hasil Penilaian Kelayakan | 5 |
| 18 | Dokumen Pengesahan RPTKA | 5 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaksanakan kegiatan pelatihan kerja paling lambat 1 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 2 | Melaksanakan akreditasi lembaga lembaga pelatihan kerja paling lambat 3 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 3 | Melaporkan perubahan atau penambahan program pelatihan kerja | 5 |
| 4 | Menggunakan instruktur atau tenaga pelatihan sesuai dengan program pelatihan kerja | 5 |
| 5 | Melaksanakan pelatihan kerja sesuai dengan program yang disetujui | 5 |
| 6 | Menggunakan sarana dan prasarana pelatihan kerja sesuai dengan program | 5 |
| 7 | Melaporkan realisasi kegiatan pelatihan kerja pada pemerintah kabupaten/ kota secara berkala 6 bulan sekali | 5 |
| 8 | Mewajibkan alih teknologi dalam hal LPK menggunakan TKA untuk jabatan instruktur | 5 |
| 9 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) wajib memiliki pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sesuai dengan ketentuan perundang undangan di bidang ketenagakerjaan | 5 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar Pelatihan Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Swasta
Jangka Waktu
5
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Bupati/Walikota |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK | 5 |
| 2 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: a. struktur organisasi dan uraian tugas b. daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur c. program kerja dan RAB untuk 3 tahun d. program PBK e. kapasitas latih per tahun f. daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan | 5 |
| 3 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau sewa bermeterai cukup | 5 |
| 4 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup | 5 |
| 5 | Apabila Pelaku Usaha menggunakan standar kompetensi khusus[2] maka Pelaku Usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK; | 5 |
| 6 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: | 5 |
| 7 | struktur organisasi dan uraian tugas; | 5 |
| 8 | daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur; | 5 |
| 9 | program kerja dan RAB untuk 3 (tiga) tahun; | 5 |
| 10 | program PBK; | 5 |
| 11 | kapasitas latih per tahun; dan | 5 |
| 12 | daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan. | 5 |
| 13 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau Sewa bermeterai cukup; | 5 |
| 14 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh Akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup. | 5 |
| 15 | Apabila pelaku usaha menggunakan standar kompetensi khusus[3] maka pelaku usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan. | 5 |
| 16 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang undangan berupa dokumen TKA yang disahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk terdiri dari: | 5 |
| 17 | Dokumen Hasil Penilaian Kelayakan | 5 |
| 18 | Dokumen Pengesahan RPTKA | 5 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaksanakan kegiatan pelatihan kerja paling lambat 1 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 2 | Melaksanakan akreditasi lembaga lembaga pelatihan kerja paling lambat 3 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 3 | Melaporkan perubahan atau penambahan program pelatihan kerja | 5 |
| 4 | Menggunakan instruktur atau tenaga pelatihan sesuai dengan program pelatihan kerja | 5 |
| 5 | Melaksanakan pelatihan kerja sesuai dengan program yang disetujui | 5 |
| 6 | Menggunakan sarana dan prasarana pelatihan kerja sesuai dengan program | 5 |
| 7 | Melaporkan realisasi kegiatan pelatihan kerja pada pemerintah kabupaten/ kota secara berkala 6 bulan sekali | 5 |
| 8 | Mewajibkan alih teknologi dalam hal LPK menggunakan TKA untuk jabatan instruktur | 5 |
| 9 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) wajib memiliki pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sesuai dengan ketentuan perundang undangan di bidang ketenagakerjaan | 5 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar Pelatihan Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Swasta
Jangka Waktu
5
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Bupati/Walikota |
| 2 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK | 5 |
| 2 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: a. struktur organisasi dan uraian tugas b. daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur c. program kerja dan RAB untuk 3 tahun d. program PBK e. kapasitas latih per tahun f. daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan | 5 |
| 3 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau sewa bermeterai cukup | 5 |
| 4 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup | 5 |
| 5 | Apabila Pelaku Usaha menggunakan standar kompetensi khusus[2] maka Pelaku Usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan Melampirkan identitas dan riwayat hidup penanggung jawab usaha pelatihan kerja berupa Dokumen KTP/Paspor dan CV Penanggung Jawab LPK; | 5 |
| 6 | Melampirkan profil lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Profil Lembaga yang ditandatangani oleh penanggung jawab LPK memuat: | 5 |
| 7 | struktur organisasi dan uraian tugas; | 5 |
| 8 | daftar & CV instruktur dan tenaga pelatihan, sertifikat kompetensi instruktur; | 5 |
| 9 | program kerja dan RAB untuk 3 (tiga) tahun; | 5 |
| 10 | program PBK; | 5 |
| 11 | kapasitas latih per tahun; dan | 5 |
| 12 | daftar & foto sarana dan prasarana pelatihan per program pelatihan. | 5 |
| 13 | Melampirkan tanda bukti kepemilikan atau sewa atas sarana dan prasarana usaha pelatihan kerja berupa Dokumen Bukti Kepemilikan atau Sewa bermeterai cukup; | 5 |
| 14 | Surat kerjasama dengan lembaga pelatihan kerja yang sudah memperoleh Akreditasi dari lembaga akreditasi lembaga pelatihan kerja berupa Dokumen Kerjasama dengan LPK terakreditasi bermeterai cukup. | 5 |
| 15 | Apabila pelaku usaha menggunakan standar kompetensi khusus[3] maka pelaku usaha wajib melampirkan bukti registrasi standar kompetensi khusus dari kementerian yang akan dijadikan acuan pelaksanaan program pelatihan berupa Dokumen Registrasi SKK dari Kementerian Ketenagakerjaan. | 5 |
| 16 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perundang undangan berupa dokumen TKA yang disahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk terdiri dari: | 5 |
| 17 | Dokumen Hasil Penilaian Kelayakan | 5 |
| 18 | Dokumen Pengesahan RPTKA | 5 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaksanakan kegiatan pelatihan kerja paling lambat 1 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 2 | Melaksanakan akreditasi lembaga lembaga pelatihan kerja paling lambat 3 tahun sejak PB diterbitkan | 5 |
| 3 | Melaporkan perubahan atau penambahan program pelatihan kerja | 5 |
| 4 | Menggunakan instruktur atau tenaga pelatihan sesuai dengan program pelatihan kerja | 5 |
| 5 | Melaksanakan pelatihan kerja sesuai dengan program yang disetujui | 5 |
| 6 | Menggunakan sarana dan prasarana pelatihan kerja sesuai dengan program | 5 |
| 7 | Melaporkan realisasi kegiatan pelatihan kerja pada pemerintah kabupaten/ kota secara berkala 6 bulan sekali | 5 |
| 8 | Mewajibkan alih teknologi dalam hal LPK menggunakan TKA untuk jabatan instruktur | 5 |
| 9 | Dalam hal usaha pelatihan kerja mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) wajib memiliki pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) sesuai dengan ketentuan perundang undangan di bidang ketenagakerjaan | 5 |
Catatan: Informasi ini merupakan alat bantu pencarian KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko.
Untuk keputusan perizinan resmi, tetap lakukan konfirmasi pada sistem OSS dan regulasi sektoral yang berlaku.