
Detail KBLI 2025
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran

DETAIL KBLI
KBLI 202550221
KBLI 202050221
Angkutan Sungai dan Danau untuk Barang Umum
Kode & Judul KBLI 2025
50221 - Angkutan Sungai dan Danau untuk Barang Umum
Kode & Judul KBLI 2020
50221 - Angkutan Sungai dan Danau untuk Barang Umum dan/atau Hewan
Jenis Perubahan
-
Uraian
Uraian KBLI 2025
Kelompok ini mencakup aktivitas pengangkutan barang di sungai, kanal, danau, rawa, dan perairan darat lainnya, serta barang yang diangkut bisa lebih dari satu jenis, kecuali barang berbahaya, barang khusus atau alat berat.
Uraian KBLI 2020 / OSS RBA
Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau, dan barang yang diangkut bisa lebih dari satu jenis, kecuali barang berbahaya, barang khusus atau alat berat.
Ruang Lingkup
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Persetujuan Pengoperasian Angkutan Sungai dan Danau
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lingkup operasional antar provinsi dan antar negara | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Lingkup operasional antar kabupaten/ kota dalam provinsi | Gubernur |
| 3 | Lingkup operasional dalam kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Persetujuan pendahuluan pengadaan kapal sesuai dengan daerah operasi bagi badan usaha yang belum memiliki kapal | 7 |
| 2 | Dokumen persyaratan kelaiklautan kapal yang permanen atau sementara | 7 |
| 3 | Kesesuaian lintas yang dilayani | 7 |
| 4 | Kesesuaian spesifikasi teknis kapal yang akan dioperasikan | 7 |
| 5 | Bukti kepemilikan kapal (Grosse Akta) | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menjamin pemenuhan standar pelayanan minimal kapal penyeberangan | 7 |
| 2 | Mengasuransikan tanggungjawab atas akibat yang ditimbulkan oleh pengoperasian kapalnya dan melaksanakan asuransi perlindungan dasar penumpang dan tanggungjawab pengangkut sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan | 7 |
| 3 | Memperbaharui sertifikat pengawasan setiap tahun atau sampai masa docking berikutnya | 7 |
| 4 | Melaporkan kegiatan operasional kapal setiap bulan kepada pemberi persetujuan pengoperasian kapal angkutan penyeberangan paling lambat tanggal 5 (lima) pada bulan berikutnya | 7 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Persetujuan Pengoperasian Angkutan Sungai dan Danau
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lingkup operasional antar provinsi dan antar negara | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Lingkup operasional dalam kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
| 3 | Lingkup operasional antar kabupaten/ kota dalam provinsi | Gubernur |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Persetujuan pendahuluan pengadaan kapal sesuai dengan daerah operasi bagi badan usaha yang belum memiliki kapal | 7 |
| 2 | Dokumen persyaratan kelaiklautan kapal yang permanen atau sementara | 7 |
| 3 | Kesesuaian lintas yang dilayani | 7 |
| 4 | Kesesuaian spesifikasi teknis kapal yang akan dioperasikan | 7 |
| 5 | Bukti kepemilikan kapal (Grosse Akta) | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menjamin pemenuhan standar pelayanan minimal kapal penyeberangan | 7 |
| 2 | Mengasuransikan tanggungjawab atas akibat yang ditimbulkan oleh pengoperasian kapalnya dan melaksanakan asuransi perlindungan dasar penumpang dan tanggungjawab pengangkut sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan | 7 |
| 3 | Memperbaharui sertifikat pengawasan setiap tahun atau sampai masa docking berikutnya | 7 |
| 4 | Melaporkan kegiatan operasional kapal setiap bulan kepada pemberi persetujuan pengoperasian kapal angkutan penyeberangan paling lambat tanggal 5 (lima) pada bulan berikutnya | 7 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Persetujuan Pengoperasian Angkutan Sungai dan Danau
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lingkup operasional dalam kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lingkup operasional antar provinsi dan antar negara | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lingkup operasional antar kabupaten/ kota dalam provinsi | Gubernur |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Persetujuan pendahuluan pengadaan kapal sesuai dengan daerah operasi bagi badan usaha yang belum memiliki kapal | 7 |
| 2 | Dokumen persyaratan kelaiklautan kapal yang permanen atau sementara | 7 |
| 3 | Kesesuaian lintas yang dilayani | 7 |
| 4 | Kesesuaian spesifikasi teknis kapal yang akan dioperasikan | 7 |
| 5 | Bukti kepemilikan kapal (Grosse Akta) | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menjamin pemenuhan standar pelayanan minimal kapal penyeberangan | 7 |
| 2 | Mengasuransikan tanggungjawab atas akibat yang ditimbulkan oleh pengoperasian kapalnya dan melaksanakan asuransi perlindungan dasar penumpang dan tanggungjawab pengangkut sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan | 7 |
| 3 | Memperbaharui sertifikat pengawasan setiap tahun atau sampai masa docking berikutnya | 7 |
| 4 | Melaporkan kegiatan operasional kapal setiap bulan kepada pemberi persetujuan pengoperasian kapal angkutan penyeberangan paling lambat tanggal 5 (lima) pada bulan berikutnya | 7 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Persetujuan Pengoperasian Angkutan Sungai dan Danau
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Lingkup operasional antar kabupaten/ kota dalam provinsi | Gubernur |
| 3 | Lingkup operasional antar provinsi dan antar negara | Menteri/Kepala Badan |
| 4 | Lingkup operasional dalam kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Persetujuan pendahuluan pengadaan kapal sesuai dengan daerah operasi bagi badan usaha yang belum memiliki kapal | 7 |
| 2 | Dokumen persyaratan kelaiklautan kapal yang permanen atau sementara | 7 |
| 3 | Kesesuaian lintas yang dilayani | 7 |
| 4 | Kesesuaian spesifikasi teknis kapal yang akan dioperasikan | 7 |
| 5 | Bukti kepemilikan kapal (Grosse Akta) | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menjamin pemenuhan standar pelayanan minimal kapal penyeberangan | 7 |
| 2 | Mengasuransikan tanggungjawab atas akibat yang ditimbulkan oleh pengoperasian kapalnya dan melaksanakan asuransi perlindungan dasar penumpang dan tanggungjawab pengangkut sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan | 7 |
| 3 | Memperbaharui sertifikat pengawasan setiap tahun atau sampai masa docking berikutnya | 7 |
| 4 | Melaporkan kegiatan operasional kapal setiap bulan kepada pemberi persetujuan pengoperasian kapal angkutan penyeberangan paling lambat tanggal 5 (lima) pada bulan berikutnya | 7 |
Catatan: Informasi ini merupakan alat bantu pencarian KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko.
Untuk keputusan perizinan resmi, tetap lakukan konfirmasi pada sistem OSS dan regulasi sektoral yang berlaku.