
Detail KBLI 2025
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran

DETAIL KBLI
KBLI 202549120
KBLI 202049120
Transportasi Kereta Api untuk Barang
Kode & Judul KBLI 2025
49120 - Transportasi Kereta Api untuk Barang
Kode & Judul KBLI 2020
49120 - Angkutan Jalan Rel untuk Barang
Jenis Perubahan
-
Uraian
Uraian KBLI 2025
Kelompok ini mencakup - transportasi barang melalui jalur kereta jarak jauh maupun jalur khusus angkutan barang jarak pendek, seperti barang hasil pertanian, pertambangan dan penggalian (termasuk bahan bakar minyak, minyak bumi, hasil olahan, LPG, LNG dan CNG), bahan bakar tanpa karbon sebagai pembawa energi (hidrogen, amonia, dan senyawa lainnya), angkutan barang berbahaya, limbah bahan berbahaya dan beracun, serta barang hasil industri. Proses transportasi ini dapat dilakukan dalam bentuk gas, padatan, atau cairan yang tergantung pada kebutuhan dan kondisi penyimpanan. Subgolongan ini juga mencakup - angkutan barang dengan kereta kabel atau gantung; - layanan traksi/penarikan yang disediakan untuk jarak jauh. Subgolongan ini tidak mencakup - pergudangan dan penyimpanan, lihat subgolongan 5210; - aktivitas stasiun barang, lihat kelompok 52212;
Uraian KBLI 2020 / OSS RBA
Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang melalui jalur utama jaringan rel kereta api jarak jauh maupun jalur khusus angkutan barang jarak pendek, seperti barang hasil pertanian pertambangan dan penggalian (termasuk bahan bakar minyak, minyak bumi, hasil olahan, LPG, LNG dan CNG), angkutan barang berbahaya, limbah bahan berbahaya dan beracun, serta industri dan lainnya.
Ruang Lingkup
Data Usaha Mikro belum tersedia.
Data Usaha Kecil belum tersedia.
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Tinggi
Perizinan Berusaha
Izin Usaha Penyelenggaraan Sarana Perkeretaapian Umum
Jangka Waktu
14
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Memiliki Rencana Kerja yang paling sedikit memuat: a. Surat pernyataan kesanggupan menyediakan rangkaian kereta api sesuai kebutuhan b. Aliran kas Badan Usaha c. Fasilitas pelayanan dan fasilitas keselamatan yang akan tersedia di dalam sarana perkeretaapian d. Jadwal pelaksanaan pengadaan, pegoperasian, perawatan, dan pemeriksaan sarana perkeretaapian e. Jumlah dan Jenis Sarana Perkeretaapian yang akan dioperasikan f. Jumlah dan kompetensi awak sarana perkereta-apian, tenaga perawatan dan tenaga pemeriksa sarana perkeretaapian g. Kepemilikan modal h. Lintas pelayanan yang dioperasikan i. Neraca perusahaan j. Sasaran penyelenggaraan sarana perkeretaapian dan k. Menyediakan tempat pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian | 14 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usahanya setiap tahun kepada direktur jenderal perkeretaapian | 14 |
| 2 | Mengajukan izin operasi paling lama 2 (dua) tahun sejak izin usaha diterbitkan | 14 |
| 3 | Melakukan kegiatan pengadaan sarana perkeretaapian | 14 |
| 4 | Rekomendasi dari Kementerian/ Lembaga terkait untuk pengangkutan Barang B3 dan Limbah B3 | 14 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Tinggi
Perizinan Berusaha
Izin Usaha Penyelenggaraan Sarana Perkeretaapian Umum
Jangka Waktu
14
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Memiliki Rencana Kerja yang paling sedikit memuat: a. Surat pernyataan kesanggupan menyediakan rangkaian kereta api sesuai kebutuhan b. Aliran kas Badan Usaha c. Fasilitas pelayanan dan fasilitas keselamatan yang akan tersedia di dalam sarana perkeretaapian d. Jadwal pelaksanaan pengadaan, pegoperasian, perawatan, dan pemeriksaan sarana perkeretaapian e. Jumlah dan Jenis Sarana Perkeretaapian yang akan dioperasikan f. Jumlah dan kompetensi awak sarana perkereta-apian, tenaga perawatan dan tenaga pemeriksa sarana perkeretaapian g. Kepemilikan modal h. Lintas pelayanan yang dioperasikan i. Neraca perusahaan j. Sasaran penyelenggaraan sarana perkeretaapian dan k. Menyediakan tempat pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian | 14 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usahanya setiap tahun kepada direktur jenderal perkeretaapian | 14 |
| 2 | Mengajukan izin operasi paling lama 2 (dua) tahun sejak izin usaha diterbitkan | 14 |
| 3 | Melakukan kegiatan pengadaan sarana perkeretaapian | 14 |
| 4 | Rekomendasi dari Kementerian/ Lembaga terkait untuk pengangkutan Barang B3 dan Limbah B3 | 14 |
PB UMKU
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | seluruh | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Bukti bayar PNBP | - |
| 2 | Akte pendirian badan usaha; | - |
| 3 | Surat keterangan domisili perusahaan | - |
| 4 | NPWP | - |
| 5 | SIUP | - |
| 6 | Memenuhi ketentuan mendirikan bangunan dari instansi yang berwenang | - |
| 7 | Spesifikasi teknis jalur kereta api untuk perawatan, bangunan utama untuk perawatan, bangunan peralatan bantu perawatan sarana perkeretaapian yang telah disetujui oleh Direktur Jenderal | - |
| 8 | Memiliki kerjasama dengan penyelenggara prasarana perkeretaapian umum yang jalur kereta apinya akan disambungkan | - |
| 9 | Analisis mengenai dampak lingkungan hidup atau UKL dan UPL | - |
| 10 | Peta lokasi pembangunan fasilitas perawatan sarana perkeretaapian | - |
| 11 | Spesifikasi teknis jalur kereta api untuk perawatan, bangunan utama untuk perawatan, bangunan peralatan bantu perawatan sarana perkeretaapian yang telah disetujui oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 12 | Memiliki kerjasama dengan penyelenggara prasarana perkeretaapian umum yang jalur kereta apinya akan disambungkan | 30 Hari |
| 13 | Analisis mengenai dampak lingkungan hidup atau UKL dan UPL | 30 Hari |
| 14 | Peta lokasi pembangunan fasilitas perawatan sarana perkeretaapian | 30 Hari |
| 15 | Memenuhi ketentuan mendirikan bangunan dari instansi yang berwenang | 30 Hari |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaksanakan pembangunan tempat perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan ketentuan yang berlaku Menaati peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup Bertanggung jawab atas pembangunan tempat perawatan sarana perkeretaapian Melaporkan kegiatan operasional pembangunan tempat perawatan sarana perkeretaapian secara berkala setiap tahun kepada Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 2 | Melaksanakan pembangunan tempat perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan ketentuan yang berlaku | 30 Hari |
| 3 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian | 30 Hari |
| 4 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup | 30 Hari |
| 5 | Bertanggung jawab atas pembangunan tempat perawatan sarana perkeretaapian | 30 Hari |
| 6 | Melaporkan kegiatan operasional pembangunan tempat perawatan sarana perkeretaapian secara berkala setiap tahun kepada Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lingkup Operasional Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lingkup Operasional Nasional | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lingkup Operasional Provinsi/ Lokasi berada di DKI Jakarta | Gubernur |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Memiliki paling sedikit 2 (dua) rangkaian kereta api sesuai dengan speksifikasi teknis sarana perkeretaapian dan 1 (satu) rangkaian cadangan; | - |
| 2 | Sarana perkeretaapian yang dioperasikan telah lulus uji pertama yang dinyatakan dengan sertifikat uji; | - |
| 3 | Tersedianya awak sarana perkeretaapian yang memiliki sertifikat kecapakan, tenaga perawatan dan tenaga pemeriksa sarana perekeretaapian yang memiliki sertifikat keahlian; | - |
| 4 | Menyusun sistem dan prosedur pengoperasian, pemeriksaan, dan perawatan sarana perkeretaapian yang telah ditetapkan oleh DJKA; | - |
| 5 | Menyediakan fasilitas perawatan sarana perkeretaapian; | - |
| 6 | Lintas pelayanan telah ditetapkan oleh Menteri, gubernur, atau bupati/walikota sesuai dengan kewenangannya; dan | - |
| 7 | Membuat dan melaksanakan sistem manajemen keselamatan. | - |
| 8 | Memiliki studi kelayakan paling sedikit memuat analisis mengenai : Sosial ekonomi masyarakat Angkutan Perkiraan biaya pengadaan sarana perkeretaapian Kelayakan teknik, ekonomi dan finansial; | - |
| 9 | Memiliki studi kelayakan | 30 Hari |
| 10 | Memiliki paling sedikit 2 (dua) rangkaian kereta api sesuai dengan spesifikasi teknis Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 11 | Sarana Perkeretaapian yang akan dioperasikan telah lulus uji pertama yang dinyatakan dengan sertifikat uji pertama | 30 Hari |
| 12 | Tersedianya Awak Sarana Perkeretaapian, tenaga perawatan, dan tenaga pemeriksa Sarana Perkeretaapian yang memiliki sertifikat | 30 Hari |
| 13 | Menyusun sistem dan prosedur pengoperasian, pemeriksaan, dan perawatan Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 14 | Menyediakan fasilitas perawatan Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 15 | Lintas pelayanan telah ditetapkan oleh Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya | 30 Hari |
| 16 | Membuat dan melaksanakan sistem manajemen keselamatan | 30 Hari |
| 17 | Memiliki studi kelayakan | 30 Hari |
| 18 | Memiliki paling sedikit 2 (dua) rangkaian kereta api sesuai dengan spesifikasi teknis Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 19 | Sarana Perkeretaapian yang akan dioperasikan telah lulus uji pertama yang dinyatakan dengan sertifikat uji pertama | 30 Hari |
| 20 | Tersedianya Awak Sarana Perkeretaapian, tenaga perawatan, dan tenaga pemeriksa Sarana Perkeretaapian yang memiliki sertifikat | 30 Hari |
| 21 | Menyusun sistem dan prosedur pengoperasian, pemeriksaan, dan perawatan Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 22 | Menyediakan fasilitas perawatan Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 23 | Lintas pelayanan telah ditetapkan oleh Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya | 30 Hari |
| 24 | Membuat dan melaksanakan sistem manajemen keselamatan | 30 Hari |
| 25 | Memiliki studi kelayakan | 30 Hari |
| 26 | Memiliki paling sedikit 2 (dua) rangkaian kereta api sesuai dengan spesifikasi teknis Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 27 | Sarana Perkeretaapian yang akan dioperasikan telah lulus uji pertama yang dinyatakan dengan sertifikat uji pertama | 30 Hari |
| 28 | Tersedianya Awak Sarana Perkeretaapian, tenaga perawatan, dan tenaga pemeriksa Sarana Perkeretaapian yang memiliki sertifikat | 30 Hari |
| 29 | Menyusun sistem dan prosedur pengoperasian, pemeriksaan, dan perawatan Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 30 | Menyediakan fasilitas perawatan Sarana Perkeretaapian | 30 Hari |
| 31 | Lintas pelayanan telah ditetapkan oleh Menteri, Gubernur, atau Bupati/Walikota sesuai dengan kewenangannya | 30 Hari |
| 32 | Membuat dan melaksanakan sistem manajemen keselamatan | 30 Hari |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup | 30 Hari |
| 2 | Bertanggung jawab atas pengopeasian sarana perkeretaapian | 30 Hari |
| 3 | Mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian beserta kewajibannya Mengoperasikan sarana perkeretaapian yang telah dinyatakan laik operasi, yang dibuktikan dengan sertifikat uji Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup Bertanggung jawab atas pengopeasian sarana perkeretaapian Melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian Melaporkan kegiatan operasional secara berkala kepada Menteri perhubungan melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian Jika menambah/ mengurangi frekuensi perjalanan kereta api pada lintas pelayanan yang sama atau menambah pengoperasian kereta api pada lintas pelayanan yang berbeda, harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 4 | Mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian beserta kewajibannya Mengoperasikan sarana perkeretaapian yang telah dinyatakan laik operasi, yang dibuktikan dengan sertifikat uji Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup Bertanggung jawab atas pengopeasian sarana perkeretaapian Melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian Melaporkan kegiatan operasional secara berkala kepada Menteri perhubungan melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian Jika menambah/ mengurangi frekuensi perjalanan kereta api pada lintas pelayanan yang sama atau menambah pengoperasian kereta api pada lintas pelayanan yang berbeda, harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 5 | Mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian beserta kewajibannya Mengoperasikan sarana perkeretaapian yang telah dinyatakan laik operasi, yang dibuktikan dengan sertifikat uji Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup Bertanggung jawab atas pengopeasian sarana perkeretaapian Melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian Melaporkan kegiatan operasional secara berkala kepada Menteri perhubungan melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian Jika menambah/ mengurangi frekuensi perjalanan kereta api pada lintas pelayanan yang sama atau menambah pengoperasian kereta api pada lintas pelayanan yang berbeda, harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 6 | Mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian beserta kewajibannya | 30 Hari |
| 7 | Mengoperasikan sarana perkeretaapian yang telah dinyatakan laik operasi, yang dibuktikan dengan sertifikat uji | 30 Hari |
| 8 | Melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian | 30 Hari |
| 9 | Melaporkan kegiatan operasional secara berkala kepada Menteri perhubungan melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 10 | Jika menambah/ mengurangi frekuensi perjalanan kereta api pada lintas pelayanan yang sama atau menambah pengoperasian kereta api pada lintas pelayanan yang berbeda, harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 11 | Mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian beserta kewajibannya | 30 Hari |
| 12 | Mengoperasikan sarana perkeretaapian yang telah dinyatakan laik operasi, yang dibuktikan dengan sertifikat uji | 30 Hari |
| 13 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup | 30 Hari |
| 14 | Bertanggung jawab atas pengopeasian sarana perkeretaapian | 30 Hari |
| 15 | Melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian | 30 Hari |
| 16 | Melaporkan kegiatan operasional secara berkala kepada Menteri perhubungan melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 17 | Jika menambah/ mengurangi frekuensi perjalanan kereta api pada lintas pelayanan yang sama atau menambah pengoperasian kereta api pada lintas pelayanan yang berbeda, harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 18 | Mematuhi peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian beserta kewajibannya | 30 Hari |
| 19 | Mengoperasikan sarana perkeretaapian yang telah dinyatakan laik operasi, yang dibuktikan dengan sertifikat uji | 30 Hari |
| 20 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup | 30 Hari |
| 21 | Bertanggung jawab atas pengopeasian sarana perkeretaapian | 30 Hari |
| 22 | Melakukan pemeriksaan dan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian | 30 Hari |
| 23 | Melaporkan kegiatan operasional secara berkala kepada Menteri perhubungan melalui Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 24 | Jika menambah/ mengurangi frekuensi perjalanan kereta api pada lintas pelayanan yang sama atau menambah pengoperasian kereta api pada lintas pelayanan yang berbeda, harus mendapat persetujuan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Bukti bayar PNBP | - |
| 2 | Akte pendirian badan usaha | - |
| 3 | Surat keterangan domisili perusahaan | - |
| 4 | NPWP | - |
| 5 | Spesifikasi teknis peralatan khusus yang akan dioperasikan harus sesuai dengan standar spesifikasi teknis peralatan khusus yang ditetapkan oleh Menteri dan telah mendapat persetujuan Direktur Jenderal | - |
| 6 | Memiliki perjanjian kerjasama dengan penyelenggara prasarana perkeretaapian umum | - |
| 7 | Peralatan khusus yang akan dioperasikan telah lulus uji pertama atau uji berkala yang dinyatakan dengan sertifikat uji | - |
| 8 | Tersedianya awak sarana perkeretaapian, tenaga perawatan, dan tenaga pemeriksa sarana perkeretaapian yang memiliki sertifikat kecakapan | - |
| 9 | Memiliki sistem dan prosedur pengoperasian, pemeriksaan, dan perawatan peralatan khusus | - |
| 10 | Menguasai fasilitas perawatan peralatan khusus | - |
| 11 | Spesifikasi teknis peralatan khusus yang akan dioperasikan harus sesuai dengan standar spesifikasi teknis peralatan khusus yang ditetapkan oleh Menteri dan telah mendapat persetujuan Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 12 | Memiliki perjanjian kerjasama dengan penyelenggara prasarana perkeretaapian umum | 30 Hari |
| 13 | Peralatan khusus yang akan dioperasikan telah lulus uji pertama atau uji berkala yang dinyatakan dengan sertifikat uji | 30 Hari |
| 14 | Tersedianya awak sarana perkeretaapian, tenaga perawatan, dan tenaga pemeriksa sarana perkeretaapian yang memiliki sertifikat kecakapan | 30 Hari |
| 15 | Memiliki sistem dan prosedur pengoperasian, pemeriksaan, dan perawatan peralatan khusus | 30 Hari |
| 16 | Menguasai fasilitas perawatan peralatan khusus | 30 Hari |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Mengoperasikan peralatan khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku Melaksanakan perawatan peralatan khusus sesuai dengan ketentuan yang berlaku Menaati peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian Melaporkan kegiatan operasional peralatan khusus setiap 6 (enam) bulan kepada Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 2 | Mengoperasikan peralatan khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku | 30 Hari |
| 3 | Melaksanakan perawatan peralatan khusus sesuai dengan ketentuan yang berlaku | 30 Hari |
| 4 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian | 30 Hari |
| 5 | Melaporkan kegiatan operasional peralatan khusus setiap 6 (enam) bulan kepada Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Bukti bayar PNBP | - |
| 2 | Sertifikat uji jalur untuk perawatan | - |
| 3 | Peralatan perawatan sesuai dengan standar dan telah dikalibrasi | - |
| 4 | Tenaga perawatan yang dibuktikan dengan sertifikat keahlian | - |
| 5 | Memiliki sistem dan prosedur perawatan | - |
| 6 | Sertifikat uji jalur untuk perawatan | 30 Hari |
| 7 | Memiliki peralatan perawatan sesuai dengan standar dan telah dikalibrasi | 30 Hari |
| 8 | Memiliki tenaga perawatan yang dibuktikan dengan sertifikat keahlian | 30 Hari |
| 9 | Memiliki sistem dan prosedur perawatan | 30 Hari |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaksanakan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan ketentuan yang berlaku Menaati peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup Bertanggung jawab atas perawatan sarana perkeretaapian Melaporkan kegiatan operasional perawatan sarana perkeretaapian secara berkala setiap tahun kepada Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
| 2 | Melaksanakan perawatan sarana perkeretaapian sesuai dengan ketentuan yang berlaku | 30 Hari |
| 3 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang perkeretaapian | 30 Hari |
| 4 | Menaati peraturan perundang-undangan di bidang pelestarian fungsi lingkungan hidup | 30 Hari |
| 5 | Bertanggung jawab atas perawatan sarana perkeretaapian | 30 Hari |
| 6 | Melaporkan kegiatan operasional perawatan sarana perkeretaapian secara berkala setiap tahun kepada Direktur Jenderal Perkeretaapian | 30 Hari |
Catatan: Informasi ini merupakan alat bantu pencarian KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko.
Untuk keputusan perizinan resmi, tetap lakukan konfirmasi pada sistem OSS dan regulasi sektoral yang berlaku.