
Detail KBLI 2025
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran

DETAIL KBLI
KBLI 202501640
KBLI 202001640
Pemilihan Benih Tanaman untuk Pembiakan
Kode & Judul KBLI 2025
01640 - Pemilihan Benih Tanaman untuk Pembiakan
Kode & Judul KBLI 2020
01640 - Pemilihan benih tanaman untuk pengembangbiakan
Jenis Perubahan
-
Uraian
Uraian KBLI 2025
Kelompok ini mencakup kegiatan pengolahan benih yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas perbanyakan benih melalui pengeliminasian material selain benih, benih berukuran terlalu kecil, benih yang rusak secara mekanis atau karena serangga, dan benih yang belum matang, dan juga mengurangi kelembaban benih agar aman untuk disimpan.
Uraian KBLI 2020 / OSS RBA
Kelompok ini mencakup semua kegiatan pasca panen yang ditujukan untuk meningkatkan perkembangan kualitas benih melalui pemilahan material non benih, benih berukuran terlalu kecil, benih yang rusak secara mekanik atau kerusakan benih karena serangga dan benih yang belum matang, dan juga menjaga kelembaban benih ke kondisi aman untuk penyimpanan benih. Kegiatan ini mencakup pengeringan, pembersihan, sortasi dan lainnya sampai benih dipasarkan. Pemeliharaan benih yang telah dimodifikasi juga termasuk di sini.
Ruang Lingkup
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menerapkan Good Handling Practices (GHP) untuk benih. | - |
| 2 | Kelayakan Teknis sebagai produsen dari instansi yang berwenang | - |
| 3 | Menyampaikan laporan perkembangan usaha kepada Menteri Pertanian | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menerapkan Good Handling Practices (GHP) untuk benih. | - |
| 2 | Kelayakan Teknis sebagai produsen dari instansi yang berwenang | - |
| 3 | Menyampaikan laporan perkembangan usaha kepada Menteri Pertanian | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Surat pernyataan akan menerapkan Good Handling Practices (GHP) untuk benih | 7 |
| 2 | Surat keterangan kelayakan teknis sebagai produsen dari instansi yang berwenang | 7 |
| 3 | Bukti penguasaan alat | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menerapkan GHP untuk benih. | 7 |
| 2 | Menyampaikan laporan perkembangan usaha kepada Menteri Pertanian | 7 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
| 4 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Surat pernyataan akan menerapkan Good Handling Practices (GHP) untuk benih | 7 |
| 2 | Surat keterangan kelayakan teknis sebagai produsen dari instansi yang berwenang | 7 |
| 3 | Bukti penguasaan alat | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menerapkan GHP untuk benih. | 7 |
| 2 | Menyampaikan laporan perkembangan usaha kepada Menteri Pertanian | 7 |
PB UMKU
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Standar pengambilan fluida panas bumi untuk pemanfaatan langsung. | - |
| 2 | Telah mendapatkan perizinan berusaha sesuai dengan sektornya (misalnya pelaku usaha yang telah mendapatkan perizinan berusaha untuk pemandian alam dan akan mengusahakan panas bumi untuk pemanfaatan langsung dalam pemandian alam maka pelaku usaha hanya memenuhi STANDAR pengusahaan panas bumi untuk pemanfaatan langsung) | - |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melakukan pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi kegiatan pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan fungsi lingkungan hidup | - |
| 2 | Memenuhi standar pengambilan fluida panas bumi untuk pemanfaatan langsung. | - |
| 3 | Memahami dan menaati peraturan perundang-undangan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja serta perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dan memenuhi standar yang berlaku | - |
Catatan: Informasi ini merupakan alat bantu pencarian KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko.
Untuk keputusan perizinan resmi, tetap lakukan konfirmasi pada sistem OSS dan regulasi sektoral yang berlaku.