
Detail KBLI 2025
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran

DETAIL KBLI
KBLI 202501192
KBLI 202001192
Pembenihan Tanaman Pakan Ternak dan Pembenihan Bit (Bukan Bit Gula)
Kode & Judul KBLI 2025
01192 - Pembenihan Tanaman Pakan Ternak dan Pembenihan Bit (Bukan Bit Gula)
Kode & Judul KBLI 2020
01192 - Perbenihan Tanaman Pakan Ternak dan Pembibitan Bit (Bukan Bit Gula)
Jenis Perubahan
-
Uraian
Uraian KBLI 2025
Kelompok ini mencakup kegiatan pembenihan tanaman pakan ternak dan pembenihan bit (bukan bit gula) untuk menghasilkan benih berupa biji, yang mencakup kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan kegiatan pascapanen yang dilakukan sebagai satu rangkaian kegiatan. Tanaman pakan ternak meliputi rumput pakan ternak dan tanaman legum/kacang-kacangan pakan ternak, seperti rumput gajah, rumput raja, rumput odot, rumput setaria, alfalfa, kaliandra, gamal, lamtoro, dan Indigofera zollingeriana.
Uraian KBLI 2020 / OSS RBA
Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan dan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pengolahan pascapanen, perbenihan tanaman pakan ternak dan pembibitan bit (bukan bit gula). Perbenihan tanaman pakan ternak meliputi rumput pakan ternak dan leguminosa/kacang-kacangan tanaman pakan ternak seperti Rumput Gajah, Rumput Raja, Rumput Odot, Rumput Setaria, Alfalfa, Kaliandra, Gamal, Lamtoro, Indigofera Zollingeriana dll.
Ruang Lingkup
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha lintas provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Lahan usaha lintas Kabupaten/ kota dalam satu provinsi | Gubernur |
| 3 | Lahan usaha berada di wilayah Kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melakukan usaha perbenihan sesuai pedoman perbenihan tanaman pakan ternak yang baik. | - |
| 2 | Paling lambat 1 tahun telah memenuhi self declare terhadap standar kegiatan usaha perbenihan tanaman pakan ternak. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha lintas Kabupaten/ kota dalam satu provinsi | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha lintas provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berada di wilayah Kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melakukan usaha perbenihan sesuai pedoman perbenihan tanaman pakan ternak yang baik. | - |
| 2 | Paling lambat 1 tahun telah memenuhi self declare terhadap standar kegiatan usaha perbenihan tanaman pakan ternak. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha lintas provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Lahan usaha lintas Kabupaten/ kota dalam satu provinsi | Gubernur |
| 3 | Lahan usaha berada di wilayah Kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melakukan usaha perbenihan sesuai pedoman perbenihan tanaman pakan ternak yang baik. | - |
| 2 | Paling lambat 1 tahun telah memenuhi self declare terhadap standar kegiatan usaha perbenihan tanaman pakan ternak. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berada di wilayah Kabupaten/ kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha lintas Kabupaten/ kota dalam satu provinsi | Gubernur |
| 3 | Lahan usaha lintas provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 4 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melakukan usaha perbenihan sesuai pedoman perbenihan tanaman pakan ternak yang baik. | - |
| 2 | Paling lambat 1 tahun telah memenuhi self declare terhadap standar kegiatan usaha perbenihan tanaman pakan ternak. | - |
PB UMKU
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Persyaratan Teknis Rekomendasi Tim Penilai Varietas Ringkasan proposal (executive summary) Silsilah Varietas, Matrik keunggulan Nama Varietas yang diusulkan dan disetujui oleh Pusat PVTPP, Deskripsi varietas, untuk varietas hibrida deskripsi tetua juga dilampirkan | - |
| 2 | $76 | - |
| 3 | Ringkasan laporan hasil akhir pelaksanaan pengujian | 7 Hari |
| 4 | Surat keterangan persetujuan nama Varietas oleh Pusat PVTPP | 7 Hari |
| 5 | Pernyataan dari pemilik bahwa benih penjenis (breeder seed) tersedia, baik dalam jumlah yang cukup untuk perbanyakan lebih lanjut | 7 Hari |
| 6 | Rencanapengembangan produksi benih untuk 5 (lima) tahun kedepan | 7 Hari |
| 7 | Rekomendasi Tim Penilai Varietas | 7 Hari |
| 8 | Deskripsi varietas | 7 Hari |
| 9 | Foto morfologi varietas | 7 Hari |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menjamin ketersediaan benih penjenis (breeder seed) Menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai deskripsi Melaporkan pengembangan produksi benih tiap 6 (bulan). Laporan mencakup: jenis bentuk jumlah area distribusi/ pengembangan benih | 7 Hari |
| 2 | Menjamin ketersediaan benih penjenis (breeder seed) | 7 Hari |
| 3 | Menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai deskripsi | 7 Hari |
| 4 | Melaporkan pengembangan produksi benih tiap 6 (bulan). Laporan mencakup: | 7 Hari |
| 5 | jenis | 7 Hari |
| 6 | bentuk | 7 Hari |
| 7 | jumlah | 7 Hari |
| 8 | area distribusi/ pengembangan benih | 7 Hari |
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | A. Sertifikasi benih varietas lokal Surat permohonan sertifikasi | - |
| 2 | Formulir karekteristik morfologi | - |
| 3 | B. Sertifikasi Benih Bina Surat permohonan sertifikasi | - |
| 4 | Surat izin produksi benih bina dari bupati/wali kota atau rekomendasi dari kepala UPT/UPTD | - |
| 5 | Surat penetapan kebun sumber benih yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal atas nama Menteri dan sesuai dengan prosedur sertifikasi. | - |
| 6 | C. Peredaran benih tanaman pakan ternak Surat permohonan sertifikasi | - |
| 7 | Sertifikat pelepasan benih tanaman pakan ternak | - |
| 8 | Label untuk benih bina dan benih varietas lokal yang akan diedarkan | - |
| 9 | Persyaratan umum Sertifikasi benih bina: Untuk memperoleh sertifikat, produsen benih bina harus mengajukan permohonan sertifikasi benih kepada: a. UPT yang melaksana-kan urusan Pemerintah-an di bidang pengawasan dan sertifikasi benih tanaman hijauan pakan ternak b. UPTD atau c. Produsen benih bina yang mendapat-kan sertifikat dari lembaga sertifikasi sistem mutu yang terakreditasi Pengajuan permohonan sertifikasi harus dilengkapi dengan persyaratan: a. Surat izin produksi benih bina dari bupati/wali-kota atau rekomendasi dari kepala UPT/UPTD b. Surat penetapan kebun sumber benih yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal atas nama Menteri dan c. Sesuai dengan prosedur sertifikasi | - |
| 10 | Persyaratan khusus : Prosedur sertifikasi meliputi: Pemeriksaan: a. Kebenaran benih sumber b. Lapangan dan pertanaman Pengujian laboratorium | - |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menjamin mutu benih bina yang diproduksi | - |
| 2 | Mendokumentasikan data benih yang diproduksi | - |
| 3 | Membuat laporan data benih benih yang diproduksi. | - |
Catatan: Informasi ini merupakan alat bantu pencarian KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko.
Untuk keputusan perizinan resmi, tetap lakukan konfirmasi pada sistem OSS dan regulasi sektoral yang berlaku.