
Detail KBLI 2025
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran

DETAIL KBLI
KBLI 202501133
KBLI 202001133
Pertanian Sayuran Buah
Kode & Judul KBLI 2025
01133 - Pertanian Sayuran Buah
Kode & Judul KBLI 2020
01133 - Pertanian Hortikultura Sayuran Buah
Jenis Perubahan
-
Informasi Resmi OSS RBA / Ketentuan Khusus
Kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pascapanen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yang dipakai sebagai sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/ oyong dan sejenisnya
Uraian
Uraian KBLI 2025
Kelompok ini mencakup kegiatan pertanian hortikultura sayuran buah, seperti mentimun, terong, tomat, belimbing sayur, labu sayur (siam), waluh/labu kuning, dan gambas/oyong. Pertanian sayuran buah yang dimaksud mencakup kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan kegiatan pascapanen yang dilakukan sebagai satu kesatuan kegiatan. Kelompok ini juga mencakup kegiatan penanaman tanaman sayuran buah untuk menghasilkan benih berupa biji. Kelompok ini tidak mencakup pertanian cabai dan paprika, lihat kelompok 01138.
Uraian KBLI 2020 / OSS RBA
Kelompok ini mencakup usaha pertanian hortikultura sayuran buah mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yang dipakai sebagai sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/oyong dan sejenisnya. Termasuk kegiatan pembibitan dan pembenihan tanaman hortikultura sayuran buah.
Ruang Lingkup
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | - |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | - |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | - |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 4 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Surat keterangan menguasai tempat usaha produksi | 7 |
| 2 | Surat keterangan memiliki sumber daya manusia yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan di bidang perbenihan | 7 |
| 3 | Surat keterangan memiliki atau menguasai sarana produksi benih atau peredaran benih | 7 |
| 4 | Surat keterangan kompetensi sebagai produsen atau pengedar benih dari Institusi yang berwenang | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha dan pelaksanaan corporate social responsibility (CSR) secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | 7 |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | 7 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Komitmen untuk melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Komitmen untuk melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Komitmen untuk melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 4 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Surat Pernyataan menguasai tempat usaha produksi | 7 |
| 2 | Surat Pernyataan memiliki sumber daya manusia yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan di bidang perbenihan | 7 |
| 3 | Surat Pernyataan memiliki atau menguasai sarana produksi benih atau peredaran benih | 7 |
| 4 | Surat Keterangan kompetensi sebagai produsen atau pengedar benih dari Institusi yang berwenang | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menyampaikan laporan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | 7 |
| 2 | Melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP | 7 |
| 3 | Memiliki Standar Operasional Prosedur SOP/Standar budidaya lain (Spesifik komoditas dan lokasi) | 7 |
PB UMKU
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | seluruh | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Foto penciri utama calon varietas | 28 Hari |
| 2 | Surat Izin Pemasukan (SIP) untuk varietas introduksi | 28 Hari |
| 3 | Surat pernyataan kesanggupan untuk melaksanakan perbanyakan benih yang memenuhi PTM | 28 Hari |
| 4 | Surat pernyataan kesanggupan menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai dengan deskripsi | 28 Hari |
| 5 | Surat pertanyaan kesanggupan memelihara arsip benih/tanaman yang didaftarkan sebagai varietas asli | 28 Hari |
| 6 | $76 | - |
| 7 | Persyaratan Teknis Proposal Pendaftaran/Summary Executive Hasil Uji Kebenaran Hasil Uji Keunggulan | - |
| 8 | Bukti bayar PNBP | - |
| 9 | Persyaratan Calon Varietas Memiliki deskripsi varietas sesuai standar yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Hortikultura | 28 Hari |
| 10 | Belum pernah didaftarkan untuk peredaran | 28 Hari |
| 11 | memiliki keunggulan tertentu sebagaimana diakui oleh pemulia atau pemilik calon varietas/kuasanya | 28 Hari |
| 12 | Nama varietas mengikuti penamaan peraturan perundangan perlindungan varietas tanaman | 28 Hari |
| 13 | Persyaratan Permohonan Pendaftaran Varietas Memiliki/menguasai calon varietas | 28 Hari |
| 14 | Hasil Uji Keunggulan calon varietas | 28 Hari |
| 15 | Hasil Uji Kebenaran calon varietas | 28 Hari |
| 16 | Deskripsi varietas | 28 Hari |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Kesanggupan untuk melaksanakan perbanyakan benih yang memenuhi PTM Menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai dengan deskripsi Memelihara arsip benih/tanaman yang didaftarkan sebagai varietas asli Menarik benih yang beredar apabila varietas dimaksud dicabut tanda daftarnya | 28 Hari |
| 2 | Memelihara arsip benih/tanaman yang didaftarkan sebagai varietas asli | 28 Hari |
| 3 | Menarik benih yang beredar apabila varietas dimaksud dicabut tanda daftarnya | 28 Hari |
| 4 | Kesanggupan untuk melaksanakan perbanyakan benih yang memenuhi PTM | 28 Hari |
| 5 | Menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai dengan deskripsi | 28 Hari |
Catatan: Informasi ini merupakan alat bantu pencarian KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko.
Untuk keputusan perizinan resmi, tetap lakukan konfirmasi pada sistem OSS dan regulasi sektoral yang berlaku.