
Detail KBLI 2025
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran
Direktorat Pengelolaan Bisnis - Universitas Padjadjaran

DETAIL KBLI
KBLI 202501131
KBLI 202001131
Pertanian Sayuran Daun
Kode & Judul KBLI 2025
01131 - Pertanian Sayuran Daun
Kode & Judul KBLI 2020
01131 - Pertanian Hortikultura Sayuran Daun
Jenis Perubahan
-
Uraian
Uraian KBLI 2025
Kelompok ini mencakup kegiatan pertanian sayuran yang daun, bunga atau batangnya dimakan sebagai sayur, seperti articok, petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol, brokoli, selada, seledri, daun bawang, bayam, dan kangkung. Pertanian sayuran daun yang dimaksud mencakup kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan kegiatan pascapanen yang dilakukan sebagai satu rangkaian kegiatan. Bayam dan kangkung yang dipanen dengan akarnya juga dimasukkan dalam kelompok ini. Kelompok ini juga mencakup kegiatan penanaman tanaman sayuran daun untuk menghasilkan benih berupa biji.
Uraian KBLI 2020 / OSS RBA
Kelompok ini mencakup usaha pertanian hortikultura dan sayuran daun mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran yang dipanen sekali, seperti petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol dan brokoli, selada dan seledri/chicory, daun bawang, bayam, kangkung, tumbuhan yang bunganya dimakan sebagai sayur dan sayuran daun dan batang lainnya. Bayam dan kangkung yang dipanen dengan akarnya juga dimasukkan dalam kelompok ini. Termasuk kegiatan pembibitan dan pembenihan tanaman hortikultura sayuran daun.
Ruang Lingkup
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | - |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | - |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Rendah
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | - |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 3 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
| 4 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Surat Pernyataan menguasai tempat usaha produksi | 7 |
| 2 | Surat Pernyataan memiliki sumber daya manusia yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan di bidang perbenihan | 7 |
| 3 | Surat Pernyataan memiliki atau menguasai sarana produksi benih atau peredaran benih | 7 |
| 4 | Surat Keterangan kompetensi sebagai produsen atau pengedar benih dari Institusi yang berwenang | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Melaporkan kegiatan usaha dan pelaksanaan corporate social responsibility (CSR) secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | 7 |
| 2 | Menerapkan peraturan Perbenihan | 7 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Mikro
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Rendah
Perizinan Berusaha
-
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Komitmen untuk melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Kecil
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Rendah
Perizinan Berusaha
-
Jangka Waktu
-
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 2 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Komitmen untuk melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP. | - |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Menengah
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Sertifikat kompetensi sebagai produsen atau pengedar benih dari Institusi Pengawasan dan Sertifikasi | 7 |
| 2 | Benih atau sertifikat sistem manajemen mutu | 7 |
| 3 | Surat Pernyataan memiliki atau menguasai sarana produksi benih atau peredaran benih | 7 |
| 4 | Surat Pernyataan memiliki sumber daya manusia yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan di bidang perbenihan | 7 |
| 5 | Surat Keterangan menguasai tempat usaha produksi | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menyampaikan laporan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | 7 |
| 2 | Melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP | 7 |
| 3 | Memiliki Standar Operasional Prosedur SOP/Standar budidaya lain (Spesifik komoditas dan lokasi) | 7 |
Ketentuan #1
Skala
Usaha Besar
Luas Lahan
-
Tingkat Risiko
Menengah Tinggi
Perizinan Berusaha
Sertifikat Standar
Jangka Waktu
7
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | Lahan usaha berlokasi lintas Kabupaten/ Kota | Gubernur |
| 2 | PMA | Menteri/Kepala Badan |
| 3 | Lahan usaha berlokasi lintas Provinsi | Menteri/Kepala Badan |
| 4 | Lahan usaha berlokasi di Kabupaten/ Kota | Bupati/Walikota |
Persyaratan Perizinan Berusaha
| No | Persyaratan Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Sertifikat kompetensi sebagai produsen atau pengedar benih dari Institusi Pengawasan dan Sertifikasi | 7 |
| 2 | Benih atau sertifikat sistem manajemen mutu | 7 |
| 3 | Surat Pernyataan memiliki atau menguasai sarana produksi benih atau peredaran benih | 7 |
| 4 | Surat Pernyataan memiliki sumber daya manusia yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan di bidang perbenihan | 7 |
| 5 | Surat Keterangan menguasai tempat usaha produksi | 7 |
Kewajiban Perizinan Berusaha
| No | Kewajiban Perizinan Berusaha | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Menyampaikan laporan kegiatan usaha secara periodik kepada pimpinan instansi sesuai dengan kewenangannya | 7 |
| 2 | Melakukan budidaya yang baik melalui penerapan GAP | 7 |
| 3 | Memiliki Standar Operasional Prosedur SOP/Standar budidaya lain (Spesifik komoditas dan lokasi) | 7 |
PB UMKU
| No | Parameter | Kewenangan |
|---|---|---|
| 1 | seluruh | Menteri/Kepala Badan |
| 2 | Seluruh | Menteri/Kepala Badan |
Persyaratan
| No | Persyaratan | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Foto penciri utama calon varietas | 28 Hari |
| 2 | Surat Izin Pemasukan (SIP) untuk varietas introduksi | 28 Hari |
| 3 | Surat pernyataan kesanggupan untuk melaksanakan perbanyakan benih yang memenuhi PTM | 28 Hari |
| 4 | Surat pernyataan kesanggupan menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai dengan deskripsi | 28 Hari |
| 5 | Surat pertanyaan kesanggupan memelihara arsip benih/tanaman yang didaftarkan sebagai varietas asli | 28 Hari |
| 6 | $76 | - |
| 7 | Persyaratan Teknis Proposal Pendaftaran/Summary Executive Hasil Uji Kebenaran Hasil Uji Keunggulan | - |
| 8 | Bukti bayar PNBP | - |
| 9 | Persyaratan Calon Varietas Memiliki deskripsi varietas sesuai standar yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Hortikultura | 28 Hari |
| 10 | Belum pernah didaftarkan untuk peredaran | 28 Hari |
| 11 | memiliki keunggulan tertentu sebagaimana diakui oleh pemulia atau pemilik calon varietas/kuasanya | 28 Hari |
| 12 | Nama varietas mengikuti penamaan peraturan perundangan perlindungan varietas tanaman | 28 Hari |
| 13 | Persyaratan Permohonan Pendaftaran Varietas Memiliki/menguasai calon varietas | 28 Hari |
| 14 | Hasil Uji Keunggulan calon varietas | 28 Hari |
| 15 | Hasil Uji Kebenaran calon varietas | 28 Hari |
| 16 | Deskripsi varietas | 28 Hari |
Kewajiban
| No | Kewajiban | Jangka Waktu Pemenuhan |
|---|---|---|
| 1 | Kesanggupan untuk melaksanakan perbanyakan benih yang memenuhi PTM Menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai dengan deskripsi Memelihara arsip benih/tanaman yang didaftarkan sebagai varietas asli Menarik benih yang beredar apabila varietas dimaksud dicabut tanda daftarnya | 28 Hari |
| 2 | Memelihara arsip benih/tanaman yang didaftarkan sebagai varietas asli | 28 Hari |
| 3 | Menarik benih yang beredar apabila varietas dimaksud dicabut tanda daftarnya | 28 Hari |
| 4 | Kesanggupan untuk melaksanakan perbanyakan benih yang memenuhi PTM | 28 Hari |
| 5 | Menjamin kebenaran varietas yang diedarkan sesuai dengan deskripsi | 28 Hari |
Catatan: Informasi ini merupakan alat bantu pencarian KBLI dan perizinan berusaha berbasis risiko.
Untuk keputusan perizinan resmi, tetap lakukan konfirmasi pada sistem OSS dan regulasi sektoral yang berlaku.